Kisah Masa Kepresidenan BJ Habibie

Masa Kepresidenan BJ Habibie

Bawagneric.com – Menjadi salah satu mantan presiden Republik Indonesia yang menjabat sebagai yang ketiga, tentu sudah membuat Bacharuddin Jusuf Habibie dikenal banyak orang baik dalam negeri maupun luar negeri. Sikap dan sifat yang cukup membanggakan yang tercermin dalam diri BJ Habibie membuat seluruh rakyat Indonesia mencintainya dan mengagumi beliau. Layaknya pemimpin yang membanggakan, sudah tentu beliau selalu mengutamakan kepentingan rakyat dan kemajuan Indonesia. Berlangsungnya BJ Habibie sebagai Presiden Republik Indonesia tepat setelah pengunduran diri yang diajukan oleh Suharto sebagai presiden ketika itu. Suharto dengan bangganya menyerahkan seluruh kekuasaannya kepada BJ Habibie yang ketika itu menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Presiden BJ Habibie di ambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung sebagai presiden yang baru di Istana Negara kala itu.

Masa Kepresidenan BJ Habibie

Menjadi pejabat yang cukup membanggakan untuk negara dengan segudang prestasi yang beliau raih, tentu membuat seluruh masyarakat tidak keberatan dengan keputusan Suharto ketika itu, bahkan menjadi hal yang juga membanggakan untuk masyarakat indonesia dengan memiliki presiden yang cukup bisa untuk di andalkan demi kemajuan Republik Indonesia di tingkat dunia.

Ketika masa pemerintahan di ambil alih oleh BJ Habibie yang menjabat sebagai Presiden, berbagai perubahan dialami oleh kehidupan politik di Indonesia. Masa pemerintahannya ketika itu ditandai dengan mulainya kerjasama dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Hal ini dilakukan demi membantu proses pemulihan ekonomi Indonesia saat itu. Kenaikan pangkat BJ Habibie sebagai Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia menjadi polemik di kalangan ahli hukum, bahkan sebagian ahli menganggap hal itu merupakan konstitusional namun ada pula yang berpendapat sebaliknya yaitu inkonstitusional. Namun, kembali dilihat dalam segi hukum materiil, pengangkatan BJ Habibie menjadi Presiden adalah sah dan konstitusional.

Ketika pengangkatan itu dilakukan, BJ Habibie merasa bahwa keadaan Indonesia cukup parah, baik dari segi ekonomi, politik, sosial hingga budaya. Sehingga perlu di kerahkan seluruh kebijaksanaan dari beliau untuk mengatasinya demi memperbaiki keadaan Indonesia. Menghadapi krisis yang dialami Indonesia ini, membuat seluruh yang berkaitan dengan pemerintahan untuk berhati-hati dalam pengelolaan segala hal demi kemajuan kembali Indonesia. Sebab, jika tidak di tangani denga berhati-hati, dampak yang akan ditimbulkan mampu lebih mengancam integrasi bangsa Indonesia. Untuk itu, BJ Habibie membutuhkan bantuan dari seluruh menteri dan kabinetnya untuk melaksanakan segala hal yang perlu dilakukan untuk menyelamatkan Indonesia dari krisis yang sedang di alami. Tepat di tanggal 22 Mei 1998, BJ Habibie membentuk kabinet baru dengan nama Kabinet Reformasi Pembangunan. Kabinet ini berhasil merancang undang-undang politik yang lebih longgar dalam waktu satu tahun dan menyetujui pembatasan masa jabatan presiden yaitu maksimal 2 periode yang dimana 1 periode nya sama dengan 5 tahun.

Sumber: http://databio.net/profil-biografi-bacharuddin-jusuf-b-j-habibie-ilmuwan-indonesia-yang-mendunia/

Baca Juga:

Bunda, Yuk Bantu Sih Kenal Kenali Dunia Lewat Pendidikan Luar Sekolah!
Bunda, Begini Lho Cara Mengajari Sih Kecil Berdoa
Cara Mendidik Anak Agar Lebih Kreatif dengan Permainan Ini!